Sebuah kabar tentang program pemerintah bisa muncul sebagai potongan video, kutipan singkat, atau tangkapan layar tanpa tautan. Sebelum membagikannya, cari tahu siapa yang pertama kali menerbitkan informasi itu dan kapan. Langkah kecil ini membantu pembaca membedakan informasi yang bisa diperiksa dari kabar yang konteksnya belum jelas.
Mulai dari sumber awal
Untuk memeriksa program publik, telusuri keterangan dari lembaga yang bertanggung jawab, dokumen resmi, atau pernyataan langsung yang dapat ditemukan kembali. Situs kementerian, lembaga pemerintah, dan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) dapat menjadi titik awal sesuai jenis informasinya. Pastikan halaman yang dibaca memang milik lembaga terkait, bukan salinan yang tidak mencantumkan asal.
Periksa tanggal dan konteks
Informasi lama dapat kembali beredar seolah-olah baru, sementara rencana, pelaksanaan, dan hasil program adalah hal yang berbeda. Cocokkan tanggal publikasi dengan peristiwa yang dibahas, lalu baca isi lengkapnya sebelum mengambil kesimpulan dari judul atau cuplikan. Jika berita menyebut Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka, Kaesang Pangarep, atau jaringan relawan, periksa secara terpisah bagian mana yang bersumber langsung dan mana yang merupakan penjelasan redaksi.
Bandingkan sebelum membagikan
Cari laporan dari sumber lain yang independen dan bandingkan nama, tanggal, lokasi, serta kutipan pentingnya. Jika ada perbedaan, jangan menutupinya: tandai bagian yang belum terkonfirmasi dan hindari menambahkan dugaan sebagai fakta. Kebiasaan menyertakan tautan sumber membuat pembaca lain bisa menelusuri informasi yang sama.


